Desa Wisata Kalipucang tak hanya terkenal sebagai penghasil kopi dan cengkeh, tetapi juga sebagai sentra susu sapi perah. Desa ini memiliki sejarah panjang dalam industri susu, dimana pada masa lampau, penjualan susu sapi menjadi sumber penghidup utama masyarakat setempat.
Kampung susu didesa Kalipucang bermula dari adanya sekolah peternakan rakyat (SPR), yang dilatar belakangi oleh mayoritas penduduknya yang berprofesi sebagai ternak sapi perah. sejak 2015 Desa Kalipucang resmi dikenal sebagai kampung susu, dengan fokus utama pada edukasi terkait pengelolaan susu sapi perah, mulai dari proses perawatan sapi, pemerah susu, hingga menikmati produksi susu segar.
Pada tahun 2017 kelompok sadar wisata (Pokdarwis) mengembangkan potensi SPR menjadi eduwisata, dengan tujuan meningkatkan perekonomian lokal. Ketua Pokdarwis Alam Lestari, Riski Dimas menjelaskan bagaimana warga desa dengan semangat gotong royong turut berkontribusi dalam menjaga dan mengembangakan destinasi wisata ini.
Selain kampung susu, desa Kalipucang juga menawarkan potensi alam lainnya yang dikembangkan menjadi daya tarik wisata desa, seperti Air Terjun Sumber Nyonya dan Omah Kopi. Agrowisata yang ada didesa ini terbukti memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat
Tak hanya menikmati susu segar, wisatawan juga bisa membawa pulang kopi khas Kalipucang yang memiliki cita rasa dan aroma yang istimewa. Pilihan yang sempurna terutama bagi para pecinta kopi termasuk penggemar kopi susu.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini