Pasuruan - Pelatihan Desa Model Binaan Dharma Bhakti Nagari Tahun 2025. Di Balai Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Kamis (4/12/2025).
Program Desa Binaan Bhakti Nagari adalah program pemerintah (terutama di Jawa Timur) untuk mempercepat pembangunan desa dengan cara mengkolaborasikan program antar dinas (OPD) untuk mengembangkan potensi desa, seperti mengentaskan kemiskinan, ketahanan pangan, dan memperkuat ekonomi masyarakat. Program ini melibatkan pendampingan, pengorganisasian, dan peningkatan kapasitas desa, serta mendorong inovasi dan infrastruktur desa.
Samad Widodo , S.S M.M selaku Plt. Kabid Destinasi wisata , mewakili Kepala Dinas Disbudpar Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari, yang berhalangan hadir pada acara model binaan.
"Kegiatan ini kita laksanakan selama dua hari, yaitu di tanggal 4 dan 5 Desember 2025, dengan mengagendakan pembekalan materi sebagaimana yang dibutuhkan daripada Desa Pusung Malang, dengan potensi-potensi yang ada, yaitu diantaranya ada potensi pertanian, atraksi budaya lokal , juga potensi agrobisnis kopi, serta potensi-potensi lain yang tentunya akan mendukung pengesahan dari kepala Desa Pusung Malang menjadi desa wisata dan desa dan diharapkan nantinya setelah kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar." Ujar Samad Widido
Ia menambahkan, adanya pengembangan dari Kepala Desa tergantung nya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pusung Malang, kemudian akan ditindaklanjuti untuk diteruskan ke tingkat Kabupaten, dan tentunya akan ada Surat Keputusan (SK) oleh Kabupaten, oleh Kepala Dinas Pariwisata di Kabupaten, kemudian juga bisa ditindaklanjuti dengan SK Bupati.
Kegiatan Program Desa Binaan Bhakti Nagari disampaikan oleh para Pemberi materi yang lain, sehingga kegiatan Program Desa dapat dijalankan oleh masyarakat setempat.
"pemberian materi adalah yang berkaitan dengan potensi sumber daya air, yaitu air terjun. kemudian sukses story yang disampaikan oleh Ketua pokdariws Jawa Timur, kemudian juga pembakalan-pembakalan oleh pemateri-pemateri yang lain, serta ada bantuan barang yang berupa ada speaker aktif, ada juga tandu, tenda untuk camping, juga ada rambu-rambu informasi untuk potensi yang ada di Pusung Malang." Tambah Samad Widido
Selama ini, teridentifikasi bahwa rambu-rambu penunjuk arah menuju Desa Pusung Malang dengan potensi-potensi yang ada itu masih belum terakomodir, sehingga kesulitan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Pusung Malang. "jadi diharapkan, dengan adanya bantuan-bantuan ini nantinya akan betul-betul memberi support yang positif terhadap pengembangan Desa Pusung Malang" Beber Samad Widodo.
Disbudpar Jatim, dalam rangkaian acara Pelatihan Desa Model Binaan Dharma Bhakti Nagari Tahun 2025, juga memberi pembekalan, yaitu berupa bagaimana memanfaatkan media sosial dan media cetak.
"nantinya yang dapat memberikan nilai positif untuk pengembangan Desa Wisata Pusung Malang, Kami melakukan jejaring dengan MCI, dimana Media Channel Indonesia itu nantinya diharapkan dapat memberikan support bagaimana bisa dikenalnya Desa Pusung Malang sebagai salah satu Desa Wisata yang akan menjadi salah satu menjadi beberapa desa yang sudah ada di Kabupaten Pasuruan, semakin terkenal dan semakin mendunia. Itu harapan kami, dengan harapan dengan kegiatan ini membawa nilai positif dan berdampak juga terhadap peningkatan kehidupan masyarakat di Desa Pusung Malang" Pungkas Samad Widodo
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini