Tutur, Pasuruan â Nongkojajar Culture Festival (NCF) 2025 digelar pada Kamis, 25 September 2025, dengan kemeriahan yang berlangsung hingga dini hari Jumat. Parade budaya tahunan ini mengusung tema âLegenda Rakyat & Budaya Nusantaraâ dan berhasil menarik perhatian ribuan warga serta peserta dari sederet komunitas lokal.
Panitia mencatat total 52 peserta berhasil sampai ke garis finish meskipun waktu pelaksanaan berlangsung hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Namun dari jumlah tersebut, 42 kontingen menjadi peserta yang dinilai secara resmi oleh dewan juri.

Parade dimulai pada pukul 09.00 WIB dari pertigaan Desa Tutur dan menempuh rute sepanjang ±3 km menuju pertigaan Nongkojajar, melewati jalur jalan raya yang penuh penonton.
Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah kreativitas warga dalam merancang kostum: hampir semua kostum adalah hasil karya warga sendiri â bukan disewa. Beberapa persiapan bahkan memakan waktu 6 bulan hingga satu tahun.
Dewan juri terdiri dari unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan serta pihak akademis, termasuk seorang profesor musik dari Italia, menambah nilai prestise acara.

Asisten III Kabupaten Pasuruan dan jajaran pejabat turut hadir dalam pembukaan, memberi dukungan atas upaya warga dalam melestarikan budaya. Camat Tutur menyampaikan apresiasi atas keterlibatan warga, gotong royong, serta semangat untuk menjaga identitas lokal.
Selain pertunjukan busana dan parade, festival juga mendukung UMKM setempat â stan kuliner dan pameran produk lokal berjajar di sepanjang rute, memberi ruang bagi warga untuk memajukan ekonomi kreatif.
Keberhasilan NCF 2025 diharapkan menjadi batu loncatan agar festival ini terus menjadi ikon budaya Kabupaten Pasuruan dan menarik wisatawan dari daerah lain di Jawa Timur.

Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini