Belajar Langsung di Lapangan, Kenal Budaya, dan Bangun Relasi di The 6th Summer School 2026 - DISBUDPAR Kabupaten Pasuruan

Belajar Langsung di Lapangan, Kenal Budaya, dan Bangun Relasi di The 6th Summer School 2026

7x dibaca    2026-07-27 11:35:00    Disbudparkabpas

Belajar Langsung di Lapangan, Kenal Budaya, dan Bangun Relasi di The 6th Summer School 2026


Belajar ternyata bisa jauh lebih seru ketika tidak hanya dilakukan di dalam kelas.

Itulah gambaran dari The 6th Summer School 2026 yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga pada 22-23 Juli 2026. Mengangkat tema Strategies for Climate Adaptation and Disaster Risk Reduction from a Multidisciplinary Perspective, kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, dan peserta dari berbagai negara untuk belajar bersama mengenai perubahan iklim serta pengurangan risiko bencana.

Kegiatan diawali pada Senin, 22 Juli 2026, di ASEEC Tower Universitas Airlangga, Surabaya. Acara pembukaan dihadiri oleh pimpinan Universitas Airlangga, perwakilan kementerian, pemerintah daerah, mitra kerja sama, dosen, pembicara dari dalam dan luar negeri, serta seluruh peserta Summer School.

Memasuki sesi utama, peserta mengikuti paparan dari para pembicara yang membahas berbagai isu penting, mulai dari perubahan iklim, lingkungan, hingga langkah-langkah untuk mengurangi risiko bencana. Suasana belajar dibuat lebih interaktif melalui sesi diskusi, sehingga peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga dapat bertukar ide dan pengalaman dengan para ahli maupun peserta lainnya.

Peserta mengikuti kelas sesuai dengan topik yang dipilih, seperti tata kelola bencana, kesehatan saat kondisi darurat, psikologi forensik, ketahanan sumber daya manusia, hingga ekonomi hijau dan industri berkelanjutan. Selain mendapatkan materi dari para ahli, peserta juga aktif berdiskusi dan bekerja sama dalam tugas kelompok untuk membahas berbagai studi kasus.

Belajar tidak berhenti di ruang kelas. Pada Rabu, 22 Juli 2026, peserta mengikuti outing class ke Kabupaten Pasuruan. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah KUTT Grati, tempat peserta melihat secara langsung bagaimana konsep ekonomi hijau dan industri berkelanjutan diterapkan. Pengalaman ini membuat materi yang dipelajari terasa lebih nyata karena peserta dapat melihat langsung penerapannya di lapangan.




Setelah kegiatan di Pasuruan, perjalanan dilanjutkan menuju Kawasan Bromo. Pada malam harinya, peserta mengikuti gala dinner yang diisi dengan penampilan seni budaya khas masyarakat Tengger. Dalam kesempatan tersebut, setiap delegasi internasional juga menerima kain batik Pasuruan sebagai cinderamata sekaligus sebagai upaya memperkenalkan budaya lokal kepada tamu dari berbagai negara.

Keesokan harinya, Kamis, 23 Juli 2026, peserta memulai hari dengan menikmati keindahan matahari terbit di Gunung Bromo. Setelah itu, rangkaian kegiatan lapangan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengamati secara langsung keterkaitan antara lingkungan, perubahan iklim, dan upaya pembangunan berkelanjutan. Pengalaman tersebut menjadi pelengkap dari materi yang telah dipelajari selama kegiatan Summer School. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian berakhir pada Kamis, 23 Juli 2026. Selama lima hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru dari para ahli, tetapi juga membawa pulang pengalaman yang tidak bisa didapatkan dari ruang kelas. Bertemu teman dari berbagai negara, belajar langsung di lapangan, mengenal budaya Indonesia, serta saling bertukar pengalaman menjadi bagian yang membuat The 6th Summer School 2026 semakin berkesan dan meninggalkan pengalaman yang akan terus dikenang oleh seluruh peserta.

The 6th Summer School 2026 membuktikan bahwa belajar akan terasa lebih bermakna ketika teori dipadukan dengan pengalaman langsung. Melalui diskusi, kunjungan lapangan, pertukaran budaya, dan kerja sama lintas negara, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga membuka wawasan dan membangun hubungan yang akan terus bermanfaat di masa depan.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini