Pasuruan - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan kegiatan Direct Promotion Pariwisata Jawa Timur di Bali 2026 pada 19-21 Mei 2026 di Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemasaran pariwisata Jawa Timur untuk meningkatkan kunjungan wisatawan melalui penguatan jejaring industri pariwisata, perluasan akses pasar, serta fasilitasi pertemuan bisnis antara pelaku usaha pariwisata dan buyer potensial.
Kegiatan direct promotion akan mempertemukan pelaku industri pariwisata dari Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan buyer dari Bali, seperti travel agent dan tour operator, melalui skema Business to Business (B2B) meeting. Melalui pertemuan tersebut, para pelaku industri pariwisata dapat memperkenalkan produk wisata unggulan sekaligus membangun peluang kerja sama bisnis di sektor pariwisata.
Berbagai potensi wisata unggulan akan dipromosikan dalam kegiatan ini, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, desa wisata, hingga layanan hotel dan paket perjalanan wisata. Selain menjadi media promosi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan penjualan paket wisata unggulan dari masing-masing daerah.
Keterlibatan pelaku industri pariwisata dari DIY merupakan bagian dari penguatan kolaborasi promosi pariwisata antardaerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan paket wisata terintegrasi yang menghubungkan Bali, Jawa Timur, dan DIY dalam satu jalur perjalanan wisata. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas perjalanan wisata di wilayah selatan Pulau Jawa serta meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Khofifah Indar Parawansa dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X yang salah satunya membahas penguatan kerja sama antardaerah di bidang pariwisata. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas promosi dan pengembangan paket wisata lintas wilayah.
Sebanyak 20 seller yang terdiri atas pengelola destinasi wisata, hotel, dan tour operator dari Jawa Timur serta DIY dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Para seller nantinya akan melakukan pertemuan bisnis secara langsung dengan buyer melalui sistem table top business meeting menggunakan metode round-robin. Metode ini memungkinkan proses promosi dan penawaran produk wisata berlangsung lebih efektif dan dinamis.
Sebagai bagian dari persiapan kegiatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur juga telah melaksanakan technical meeting bersama para seller guna memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan, kelengkapan materi promosi, serta optimalisasi strategi komunikasi dengan buyer selama kegiatan berlangsung.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai kegiatan direct promotion memiliki peran penting dalam menjaga momentum promosi pariwisata di tengah dinamika industri wisata yang terus berkembang. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta peningkatan transaksi sektor pariwisata, penguatan jejaring industri, serta peningkatan kunjungan wisatawan ke Jawa Timur melalui kolaborasi promosi antardaerah secara berkelanjutan.
Biro Pemasaran
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Instagram : @disbudparkabpas
TikTok : @disbudparkabpas
Wa : 08133181440
Web : https://disbudpar.pasuruankab.go.id/
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini